Friday, 1 January 2016

Kongres Ibu Nusantara ke-3, Momen Kolosal Persembahan MHTI


Penghujung 2015 menjadi saksi perhelatan tahunan yang diselenggarakan Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia. Kongres Ibu Nusantara (KIN) ini adalah kongres di tahun ketiga pelaksanaannya, sebelumnya KIN 2013 dan KIN-2 2014.

Gempita KIN-3 telah terasa sejak tanggal 19 Desember 2015 lalu. Berbagai kalangan bersiap dan di sebagian kota telah hadir menyuarakan urgensitas peran Negara Sebagai Perisai Hakiki Bagi Ibu dan Anak, tema besar KIN-3. Tak kurang 59 kota menjadi tempat berhelatnya momen kolosal ini. Tiga puluh ribu kaum ibu dan tokoh perempuan dari seluruh Indonesia pun dikalkulasikan hadir dalam KIN. Puncak KIN-3 dilaksanakan di Balai Soedirman, Jakarta, 26 Desember 2015.

Di KIN-3 Jakarta, tercatat sekira 3000 ibu se-Jabodetabek dengan berbagai latar belakang hadir, diantaranya muballighah, akademisi, peneliti, mahasiswi, aktivis dan tokoh perempuan. Registrasi peserta dimulai pukul 08.00 wib.

Pada kongres kali ini, dibincangkan penyebab utama penderitan pada ibu, perempuan dan anak-anak serta solusinya yang benar dan tuntas. Para ibu dan anak hari ini hidup dalam negara sekuler. Negara memakai aturan buatan manusia yang lemah dan tempat salah dan lupa, dan itulah negara demokrasi. Negara demokrasi-sekuler bertugas sebagai wasit saja, bukan sebagai pelaku langsung pengaturan dan pemenuhan seluruh kebutuhan hidup rakyat. Rakyat dibiarkan menyelesaikan persoalannya sendiri. Hanya negara yang menerapkan aturan buatan Allah Swt, yaitu Daulah Khilafah Islamiyyah, yang punya visi untuk menjaga dan melindungi rakyatnya, termasuk para ibu dan anak. []

dimuat di: https://www.islampos.com/mhti-gelar-kongres-ibu-nusantara-ke-3-240870/